Formulasi Sediaan Sabun Transparan Ekstrak Etanol Buah Markisa (Passiflora ligularis Juss) dan Uji Anti Oksidan
Abstract
ABSTRAK
Sabun transparan adalah salah satu produk inovasi sabun yang menjadikan sabun menjadi lebih menarik, karena memiliki busa yang lebih halus. Markisa merupakan tumbuhan yang mangandung banyak senyawa metabolit sekunder salah satunya flavonoid yang dapat berkhasiat sebagai antioksidan. Penelitian dilakukan untuk memformulasi sediaan sabun transparan ekstrak etanol buah markisa (Passiflora ligularis Juss) yaitu formula (F0, F1, F2, F3). Buah markisa diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dibuat sediaan sabun transparan dengan konsentrasi ekstrak etanol buah markisa F1(2,5%), F2(5%) dan F3(7,5%). Sabun dievaluasi sifat fisiknya yaitu organoleptis, pH, uji tinggi busa, uji iritasi, uji hedonik dan pengujian antioksidan. Penentuan hasil antioksidan menggunakan metode DPPH dan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa formulasi sediaan sabun transparan ekstrak etanol buah markisa yang dilakukan pada semua formula (F0, F1, F2 dan F3) selama penyimpanan didapatkan hasil evaluasi sesuai persyaratan dan sediaan sabun transparan yang memiliki aktifitas antioksidan tertinggi yaitu pada sediaan F3 dengan memiliki nilai IC50 sebesar 1,31%.
Kata kunci: sabun transparan, markisa, antioksidan
Downloads
References
Brand, W and Cuvelier, M.E. 1995. Use of a free radical method to evaluate antioksidant activity. Food science and technology. 28 (1): 25 – 30.
Dewi RK. 2010. Optimasi Formulasi Mikroemulsi Sediaan Hormon Testosteron Undekanoat [Skripsi]. Jakarta: Universitas Negeri Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Ditjen POM. 1979. Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Depertemen Kesehatan RI.
Hambali, E. 2005. Gaya membuat Sabun Transparan untuk Gift dan Kecantikan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Kementerian Kesehatan RI. 2017. Farmakope Herbal Indonesia, Edisi II. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Laksana, K. P., Oktavillariantika, W. P dan Yustiantara. 2017. Optimasi Konsentrasi HPMC Terhadap Mutu Fisik Sediaan Sabun Cair. Jurnal Farmasi Udayana.
Moniharapon P.J., Queljoe, E.D dan Simbala, H. 2016. Identifikasi Fitokimia Dan Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Tauge (Phaseolus radiatus L.). Jurnal Ilmiah Farmasi. 5(4): 130-136.
Palnijaran, A., Deivasigaman, M, Velliyur K and Kanakasabapathi D. 2014. Antioxidant And Antidiabetic Efek of Aqueous Fruit Extract of Passsiflora ligularis Juss on Streptozoacin Induced Diabetic Rats. Internacional Scholarly. 1(3): 56-57.
Rahadiana, P., Andayani L.S. 2014. Pabrik Sabun Transparan Beraroma Terapi dari Minyak Jarak dengan Proses Saponifikasi Trigliserida Secara Kontinyu. [Skripsi]. Program Studi D3 Teknik Kimia FTI-ITS.
Rudnicki, M., Oliveira M. R. and Pereira, T. V. 2007. Antioxidant and Antiglycation Propertes of Passiflora alata and Passiflora edulis Extract. J. Agric Food Chem. 100(11): 719-724.
Tian, Y., Wang, Qing L. and Kaishun B. 2018. Bioactive flavonoids In Medicinal Plants: Structure, Activity and Biological Fateasian. Journal of Pharmaceutical Sciences. 13(1): 12–23.
Wisataatmadja, S. M. 1997. Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: UI Press.
A. Andrizal, L.Lifwarda, Y. Antonisfia, Zulharbi, and Yuhefizar, “Sistem Kontrol Berbasis Pemrograman LabVIEW MyRIO untuk Monitoring Kualitas Udara Dalam Ruangan”, RESTI, vol. 4, no. 5, pp. 930-936, Oct. 2020. https://doi.org/10.29207/resti.v4i5.2391.
R. Irmanita, S. Suryani Prasetiyowati, and Y. Sibaroni, “Classification of Malaria Complication Using CART (Classification and Regression Tree) and Naïve Bayes”, RESTI, vol. 5, no. 1, pp. 10 - 16, Feb. 2021.https://doi.org/10.29207/resti.v5i1.2770
Yulianto, A., & Alhamdi, F. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kardus Dengan Menggunakan Metode Eqonomic Order Quantity. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 1(1), 59-64. https://doi.org/10.47233/jppie.v1i1.431

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) that allows others to share — copy and redistribute the material in any medium or format and adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.













