Penguatan Pemahaman Pancasila Dalam Ketatanegaraan Republik Indonesia Bagi Siswa Menengah Atas di SMA PGRI 2 Padang

  • Desi Sommaliagustina Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Dharma Andalas
  • Alima Tusadiah Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Zahara Dwi Padma Program Studi S1 Sitem Informasi, Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Robiatul Adawiyah Program Studi S1 Sitem Informasi, Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Syamsul Falah Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Arkan Nandia Pratama Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Sofia Setriani Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Nauval Dwi Anugrah Putra Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
  • Amita Siagian Program Studi Sistem Inforamasi Fakultas Farmasi Sains dan Teknologi, Universitas Dharma Andalas
Keywords: Pancasila, Ketatanegaraan, SMA PGRI 2 Padang, Sosialisasi

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan pemahaman siswa SMA terhadap nilai-nilai Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan pemahaman konstitusional generasi muda agar mereka mampu menempatkan diri sebagai warga negara yang berkeadaban. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi bersama. Kegiatan dilakukan di SMA PGRI 2 Padang dengan peserta sebanyak 22 siswa kelas XI. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai hubungan antara Pancasila, UUD 1945, dan struktur kelembagaan negara. Selain itu, siswa menunjukkan kemampuan dalam menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan fenomena sosial di lingkungan mereka. Kegiatan berjalan efektif berkat dukungan sekolah, ketersediaan sarana, serta antusiasme peserta. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan literasi kebangsaan siswa dan memberikan dampak positif terhadap karakter, sikap, serta pola pikir mereka.

References

Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP.

Somantri, G. (2021). Pendidikan Karakter dan Penguatan Ideologi Bangsa. Bandung: Alfabeta.

Hendriyanto, A. (2019). Pancasila dalam Perspektif Generasi Milenial. Surabaya: Media Cendekia.

BPIP. (2019). Modul Pembelajaran Nilai-Nilai Pancasila. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

BPIP. (2020). Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

BPIP. (2021). Pancasila dan Tantangan Globalisasi. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kaelan. (2014). Filsafat Pancasila: Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Paradigma.

Kaelan. (2017). Pendidikan Pancasila. Paradigma.

Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2019). Evaluasi Pembelajaran PPKn di Sekolah Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemdikbudristek. (2022). Pendidikan Karakter di Era Digital. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Laporan Literasi Digital Indonesia. Kominfo.

Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Nasution, S. (2022). Pendidikan Pancasila dalam Mencegah Radikalisme di Kalangan Pelajar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 5563.

Notonagoro. (1980). Pancasila secara Ilmiah Populer. Bumi Aksara.

Nugroho, Y. (2020). Dampak Teknologi Informasi terhadap Identitas Nasional. Jurnal Komunikasi, 14(1), 112.

Suryadi, A. (2021). Kesulitan Siswa dalam Memahami Struktur Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Civic Education, 5(2), 102115.

UNESCO. (2020). Global Citizenship Education and Ethical Values. UNESCO Publishing.

Winataputra, U. (2018). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Demokrasi. Universitas Terbuka.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2014). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation. Pearson Education.

Muljono, P. (2020). Inovasi dan pengembangan masyarakat. Alfabeta.

Nasution, S. (2019). Manajemen program pengabdian masyarakat. Rajawali Pers.

Soekanto, S. (2016). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.

Sudjana, N. (2017). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Sinar Baru Algensindo.

Wahab, S. A. (2018). Pengantar analisis kebijakan publik. UM Press.

Published
2026-02-02
How to Cite
Sommaliagustina, D., Tusadiah, A., Padma, Z., Adawiyah, R., Falah, S., Pratama, A., Setriani, S., Putra, N., & Siagian, A. (2026). Penguatan Pemahaman Pancasila Dalam Ketatanegaraan Republik Indonesia Bagi Siswa Menengah Atas di SMA PGRI 2 Padang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas, 4(2), 352-359. https://doi.org/10.47233/jpmda.v4i2.2488

Most read articles by the same author(s)